Pages

Tampilkan postingan dengan label Step by Step. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Step by Step. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Januari 2015

Step by Step Instalasi Visual Studio Community 2013

Beberapa waktu lalu, Microsoft Corporation telah meluncurkan beberapa versi terbaru dari Visual Studio, salah satunya ialah Visual Studio Community 2013. Namun saya baru sempat membahasnya saat ini.
Bagi Anda yang belum tahu, Visual Studio adalah tool Integrated Development Environment (IDE) dari Microsoft. Software ini biasa digunakan untuk mengembangkan program-program komputer Microsoft Windows, diantaranya ialah membangun website, web application, web services, dan sebagainya.
Selain itu, Visual Studio (VS) juga mendukung beberapa bahasa pemrograman, diantaranya: C, C++, C#, F#, VB.NET, Phyton, Ruby, HTML5, XML, JavaScript, dan CSS. VS juga dapat digunakan untuk pemrograman web yang mendukung ASP.NET, Node.js, dan JavaScript.
Tidak hanya sampai disitu, dengan menyertakan tool Apache Cordova dan Unity, VS juga mendukung untuk mengembangkan aplikasi mobile, seperti Windows Phone, iOS, dan Android.
Sebenarnya masih banyak fitur-fitur yang disertakan dalam VS, dan akan memakan banyak waktu jika membahasnya satu persatu.

Anda dapat men-download Visual Studio melalui situs: http://www.visualstudio.com/downloads/download-visual-studio-vs. Di halaman tersebut disediakan link download untuk seluruh versi VS, termasuk versi Community 2013.
Jika Anda ingin meggunakan versi Community 2013, klik pada pilihan Community 2013 with Update 4. Selanjutnya Anda akan dihadapkan pada pilihan instalasi. Anda dapat meng-install-nya secara online dengan mengklik Install now, atau Anda juga diperbolehkan men-download stand-alone installer berbentuk file .iso dengan meng-klik pilihan DVD5 ISO image.
Jika Anda memutuskan untuk men-download file iso, maka sebaiknya Anda bersabar, karena ukuran file-nya cukup besar, sekitar 6,8 GB.

Sebelum Anda menginstalnya, ada baiknya memperhatikan dulu kebutuhan minimum sistem yang diperlukan (sumber: Visual Studio):
Sistem Operasi: Windows Server 2008 R2 SP1 (x64) | Windows Server 2012 (x64) | Windows Server 2012 R2 (x64) | Windows 7 SP1 (x86 & x64) | Windows 8 (x86 & x64) | Windows 8.1 (x86 & x64)
Hardware:
  • Clock-speed prosesor 1.6 GHz
  • RAM 1 GB
  • HDD 5400 RPM
  • Ruang HDD 20 GB (Meskipun hanya 9 GB saja yang digunakan oleh VS)
  • VGA card mendukung DirectX 9 pada resolusi layar 1024x768.
  • Minuman dan camilan untuk mengisi waktu sambil menunggu proses instalasi.
Berikut adalah langkah-langkah proses instalasi Microsoft Visual Studio Community 2013 untuk stand-alone installer.
1. Setelah file ter-download, ekstrak file menggunakan program winRAR atau sejenisnya, lalu jalankan file vs_community.exe.

2. Isi checkbox I agree to the License Terms and Privacy Policy. Lalu Next.
3. Pilih fitur-fitur apa saja yang ingin di-install. Jika bingung, biarkan saja sebagaimana default, dan langsung saja klik INSTALL. Tunggu hingga proses instalasi selesai. Karena prosesnya cukup lama, silahkan tunggu sambil minum dan makan camilan yang sudah disiapkan.
4. Setelah muncul pesan Setup Completed!, langsung saja klik LAUNCH.
5. Jika Anda sudah memiliki account di Microsoft, silahkan klik Sign in. Jika tidak punya, klik Not now, maybe later.
6. Jika Anda memiliki account di Visual Studio dan ingin menyimpan project Anda di sana, silakan isi account Anda dan klik Continue, jika tidak, klik Not now, maybe later.
 7. Selanjutnya akan muncul jendela untuk mengonfigurasi Development Settings dan color theme. Untuk Development Setting, silakan pilih sesuai dengan kebutuhan Anda dalam menggunakan VS Community 2013 ini.
8. Setelah selesai, maka Visual Studio akan menampilkan halaman Start page.
9. Berikutnya, Anda tinggal klik New Project untuk membuat project  baru, atau Open Project untuk membuka project yang sudah Anda miliki.
Tampilan jendela New Project

Semoga postingan ini bisa membantu Anda. Terima kasih.
Jika artikel ini bermanfaat, silakan share.

Minggu, 04 Januari 2015

Mengubah Maksimum Value Select dan Edit Top Rows pada SQL Server Management Studio

SQL Server Management Studio adalah tool yang dikembangkan oleh Microsoft untuk mengatur database yang tersimpan pada SQL Server.

Jika Anda adalah pengguna SQL Server Management Studio (saya menggunakan versi 2014 Express), pada context menu yang ditampilkan ketika meng-klik kanan pada table, diantara banyak pilihan yang ditampilkan, terdapat dua buah pilihan, yaitu "Select Top 1000 Rows" dan "Edit Top 200 Rows". Tujuan dari kedua pilihan tersebut sudah jelas, yaitu untuk memilih 1000 baris data teratas, dan mengubah 200 baris data teratas. Hal ini bukan masalah selama Anda memiliki tabel data yang tidak lebih dari 1000 baris.
Pertanyaannya, bagaimana jika Anda memiliki data yang lebih dari 1000 baris, sedangkan Anda ingin memilih atau mengubah seluruh baris data?
Pertanyaan yang sama juga pernah terlintas di pikiran saya ketika sedang bekerja dengan tabel data mahasiswa yang berisi tepatnya 18.696 baris data, cukup besar memang. Setelah cari sana cari sini, akhirnya saya menemukan triknya, yang ternyata cukup mudah dan telah disediakan oleh SQL SMS sendiri.

Berikut adalah langkah-langkah bagaimana mengganti dua buah pilihan tersebut sehingga tidak lagi memiliki batas maksimum (1000 dan 200).
1. Klik pada menu Tools,  pilih Options...
2. Setelah  jendela Options terbuka, pada menu navigasi sebelah kiri pilih menu SQL Server Object Explorer. Selanjutnya ubah value pada pilihan yang ada dalam grup Table and View Options.
  • Value for Edit Top <n> Rows command
  • Value for Select Top <n> Rows command
Anda bisa dengan mudah mengganti value sesuka hati, namun jika Anda ingin memilih dan mengubah seluruh baris data, cukup ganti nilainya dengan 0.
Sekarang, dua pilihan sebelumnya telah berubah menjadi "Select All Rows" dan "Edit All Rows".
Semoga postingan ini bisa membantu.
Jika artikel ini bermanfaat, silakan share.